Ungku Saliah, Ulama Kebanggaan Minang dari Pariaman

0

Seringkali ketika makan di rumah makan Padang terihat foto seorang gaek berkopiah hitam. Bagi orang awam tentunya hal itu tentunya menjadi tandan tanya, tak sedikit yang kemudian menganggap orang tersebut adalah tokoh yang dihormati. Ada juga yang menganggap foto tersebut adalah ‘pelaris’ rumah makan.

Anggapan tersebut sangatlah keliru. Sosok pada foto tersebut adalah Ungku Saliah, seorang ulama tarekat kebanggaan masyarakat Pariaman. Pemasangan foto selain sebagai simbol penghormatan, juga sebagai identitas. Karena memang hanya rumah makan yang dimiliki oleh orang Pariaman yang memajang foto tersebut.

Biografi Ungku Saliah

Ungku Saliah lahir dengan nama kecil Dawat/ Dawaik. Nama aslinya adalah Syech Kiramatullah, sedangkan gelar Saliah diberikan oleh gurunya karena kesolehan dan ketaatannya beragama. Selain ulama, beliau adalah mamak bagi suku Sikumbang. Suku yang diwariskan oleh ibunya Tuneh.

Semasa hidupnya Ungku Saliah giat mempelajari dan mengajarkan ilmu agama. Pengajian dan tarekat Ungku Saliah tidak hanya populer di tanah pariaman, bahkan ke Pulau Jawa.

Ulama bermazhab Syafii ini menjadi tokoh keteladanan masyarakat pariaman turun temurun. Bahkan tak sedikit yang obsesif, sehingga muncullah cerita-cerita miring tentang kesaktian beliau.

Kesaktian Ungku Saliah

Ada yang menyebutkan bahwa beliau memiliki ilmu belah raga, bisa memprediksi masa depan, dll. Sehingga muncul opini bahwa beliau bisa menjadi ‘pelaris’ dagangan dan usaha.

Cerita miring tersebut hanyalah sebagai bahan cerita. Menurut Ajo, salah satu pengusaha rumah makan minang, Pemasangan foto adalah sebagai simbol menghormati. Sebagai keturunan orang Pariaman tidak boleh lupa diri, harus seantiasa mengamalkan ajaran islam, sebagaimana yang didakwahkan Ungku Saliah.

Kalau ada yang mengatakan foto Ungku sebagai pemancing rezeki ada benarnya. Namun bukanlah hal mistis. Foto tersebut adalah sebagai identitas warga Pariaman. Sebagai anggota komunitas tentu lebih merasa simpatik dan dekat dengan sesama perantau Pariaman. Sehingga pilihan rumah makan pun haruslah prioritas dari masyarakat Pariaman sendiri.

Jadi, jika anda berkunjung ke restoran minang dan menemukan foto Ungku Saliah. Salah besar jika anda memanggil pelayan dengan sebutan ‘Uda’ , karena yang lebih tepat adalah ‘Ajo’. 

Baca Juga :  Tradisi Unik Masyarakat Pariaman Pada Peringatan Maulid Nabi

“Bungkuih Nasi Randang duo , Jo”

Karena ‘Ajo’ adalah panggilan khas untuk lelaki dalam budaya Pariaman, dan kebetulan sekali anda tengah berada di rumah makan yang dimiliki oleh orang Pariaman. Meskipun sama-sama menjual Rendang, namun keduanya berbeda lho. 😀

Comments

comments

Share.

About Author

Gadih minang tulen, meskipun lahir dan besar di Jakarta. Menyukai liburan ke tempat wisata di Sumatera Barat, sambil menikmati kuliner. :D

Comments are closed.