Aneka Kerupuk & Keripik Sanjai. Oleh Oleh Khas Bukittinggi

0

Bukittinggi adalah kota wisata sumatera barat. Gelar tersebut setidaknya sudah disandang kota dengan ikon Jam Gadang selama 33 tahun. Keseriusan pemerintah setempat untuk membangun dan menciptakan suasana nyaman bagi wisatawan agaknya patut diacungi jempol.

Selain merawat, ada banyak inovasi baru yang diperkenalkan. Beberapa tahun lalu misalnya dibuka The Great Wall of Koto Gadang, dan Taman Selfie Ngarai Maaram, atau yang tengah trend sekarang adalah Hamparan Sawah Sianok.

Tak hanya maju dalam menciptakan ruang terbuka sebagai tempat wisata. Kota kecil dilereng gunung Singgalang ini juga memiliki wisata kuliner andalan. Kalian tentunya sudah sangat akrab dengan Itiak Lado Ijau dan Nasi Kapau. Namun yang tak kalah fenomenal adalah Keripik Sanjai, oleh-oleh khas Bukittinggi.

Sejarah Keripik Sanjai

Sanjai sebenarnya adalah salah satu nama kawasan di Bukittinggi. Sebutan Sanjai merujuk pada nama jalan di daerah utara kota Bukittinggi. Tepatnya di Desa Manggis, Nagari Manggis Gantiang Sanjai. Sehingga penamaan keripik sanjai digunakan untuk brand/merek keripik yang diproduksi di Sanjai ini.

Usaha keripik singkong ini sudah ada sejak era 70-an. Masa itu baru ada 3 dapur produksi, yang dimiliki oleh Amai Malan, Amai Seram dan Amai Terimalah. Ketiga maestro ini biasa berdagang kawasan Pasar Atas Bukittinggi.

Cara Membuat Sanjai

Awalnya keripik singkong ini cuma ada 3 variasi, yaitu sanjai Tawar, sanjai Saka dan sanjai balado. Sanjai tawar berwarna putih dengan rasa tawar, tanpa tambahan bumbu lain. Sanjai Saka berwarna coklat kemerahan, karena diolesi dengan gula merah sehingga rasanya sedikit manis. Yang paling favorit adalah sanjai balado, dengan tambahan saus cabe sehingga rasanya pedas.

Baca Juga :  7 Tempat Wisata Kuliner Khas Minang yang Wajib Anda Coba

Resep membuat sanjai sangat sederhana, begitu juga dengan cara membuatnya yang sangat mudah. Singkong dicuci bersih dan diiris tipis, kemudian digoreng kering. Setelah ditiriskan baru diberi bumbu, sesuai dengan selera. Mau balado, manis atau asin.

Varian Keripik Sanajai

Sekarang selain sanjai balado, pedas manis, dan sanjai tawar ini sudah banyak varian lain yang dikembangkan. Tak hanya variasi rasa saja, tapi juga variasi rupa. Munculnya sanjai bumbu hijau atau pedas durian adalah bentuk variasi rasa. Untuk variasi rupa, misalnya seperti Dakak-Dakak yang berbentuk dadu kecil-kecil, atau Karak-Kaliang kerupuk kuning berbentuk angka delapan.

Selain sanjai, biasanya ada kerupuk dan keripik lain yang dijajakan untuk oleh-oleh. Misalnya Rakik Kacang, Keripik Talas, Kerupuk Bawang, Arai Pinang, Kerupuk Bayam, Randang Jagung, Randang Telur, Stik Ubi Ungu, Pisang Sale, Kareh-Kareh, Batiah, Keripik Maco, dll

Keripik Sanjai Online

Mengikuti perkembangan zaman, bisnis keripik ini juga merambah di dunia maya (online). Beberapa produsen ternama seperti Keripik Sanjai Christine Hakim, Keripik Sanjai Ananda, Keripik Sanjai Shirley, Keripik Sanjai Nitta sudah memiliki toko online sendiri yang menerima pemesanan dna pengiriman seluruh indonesia.

Dengan kemasan berbagai ukuran dan berbagai pilihan rasa dan rupa tentunya tidak ada alasan lagi kan untuk menunggu pulang kampung dulu baru bisa icip-icip cemilan pedas manis khas Kota Wisata ini.

Baca Juga :  Kopi 'Kawa Daun' dan Sejarah Kelam Penjajahan Belanda

Comments

comments

Share.

About Author

Undergraduated Student of University of Indonesia. Gadih Minang asli. Lahia di Ranah Minang & Gadang jo Samba Randang. Hoby Menari Minang, Menyanyi Lagu Minang dan Terutama Makanan Minang :D

Comments are closed.