Serupa Tapi Tak Sama. Ini Beda Nasi Padang dan Nasi Kapau

0

Bagi masyarakat awam, setiap rumah makan yang menyajikan Rendang, Dendeng, ditambah sayur daun ubi dan kuah santan pekat adalah Rumah Makan Padang. Banyak yang tidak tahu, bahkan diantara keturunan minang itu sendiri, bahwa tempat makan di Minang itu setidaknya ada tiga jenisnya, warung nasi ampera, rumah makan padang, dan warung nasi kapau.

Warung nasi ampera adalah bentuk mini dari rumah makan padang. Menu yang disajikan hampir sama dan kebanyakan menu rumahan, hanya biasanya dibuatkan dalam porsi kecil dan dengan harga terjangkau. Di minang sendiri sudah jarang warung nasi yang diberi label seperti ini, meskpiun sebenarnya model bisnisnya masih sama.

Sedangkan warung nasi padang dan nasi kapau sekilas terlihat sama. Namun keduanya adalah dua hal yang berbeda. Berikut bedanya:

Kapau dan padang sendiri sebenarnya merujuk kepada dua daerah berbeda di Sumatera Barat. Padang adalah ibukota provinsi Sumatera Barat dan berbatasan langsung dengan samudera Hindia di sebelah barat. Sedangkan Kapau adalah sebutan untuk nagari di wilayah Bukittinggi. Berada di lereng gunung singgalang. Bila anda ingin menikmati nasi kapau dengan rasa yang masih otentik langsung dari sumbernya, mungkin disela kunjungan anda ke Jam Gadang anda bisa singgah ke Pasar Atas. Disinilah surganya nasi kapau.

Baca Juga :  Lamang & Tradisi Kuliner Minangkabau di Hari Raya Idul Fitri

Dari segi rasa, Nasi kapau lebih kaya santan. Ada berbagai macam gulai yang ditawarkan, gulai ayam, gajeboh, gulai utak, gulai itiak, gulai jariang, gulai kapalo ikan kakap merah dll. Gulai dimasak dengan santan yang pekat sehingga lebih berasa. Inilah yang membedakannya dengan Nasi padang, penggunaan santan serta variasi gulai yang lebih beragam.

Selain itu, perbedaan yang cukup signifikan antara keduanya terletak pada proses penyajian. Bila anda makan ke restoran padang, biasanya anda memesan menu di bahagian depan dekat pintu masuk, lalu makan pada meja makan berisi 4 hinnga 6 orang. Ataupun semu menu dihidangkan dalam tadah di meja anda. Anda bisa makan tenang bersama keluarga dalam satu meja makan.

Sedangkan bila anda makan nasi kapau, anda duduk melingkari penjual. Persis seperti warteg (warung tegal) pada umumnya. Pilihan menu ada di depan anda, sehingga anda bisa dengan mudah memesan samba yang anda inginkan. Sistem pelayanan seperti ini cocok untuk anda yang makan sendiri dan ingin praktis. Hanya saja anda tidak akan menemukan atraksi pelayan yang menumpuk piring-piring berisi lauk. Itu hanya anda jumpai di rumah makan padang.

Sekarang anda tentu tidak ragu lagi bukan. Anda bisa menambahkan hunting nasi kapau dalam list destinasi wisata kuliner anda ke sumatera barat.

Baca Juga :  Originally Taste of 'Pinukuik'. Pancake from Minangkabau

Comments

comments

Share.

About Author

Gadih minang tulen, meskipun lahir dan besar di Jakarta. Menyukai liburan ke tempat wisata di Sumatera Barat, sambil menikmati kuliner. :D

Comments are closed.