Nyari ‘Pabukoan’? Ini Kuliner Minang Terfavorit Untuk Berbuka

0

Salah satu keunikan puasa Ramadhan di Sumatera Barat adalah munculnya pasar musiman. Masyarakat minang menyebutnya Pasa Pabukoan. Disini kita bisa menemukan berbagai macam kreasi makanan dan minuman khas minang. Mulai dari cemilan, aneka minuman segar, hingga lauk-pauk dan makanan berat.

Bagi anda yang ‘bosan’ berbuka dengan kurma ataupun gorengan dengan teh manis hangat. Tidak ada salahnya mencoba menu yang sangat populer ini. Berikut kuliner khas minang yang selalu diburu pencari takjil. Apa saja?

Aia Aka

Setelah seharian berpuasa dan tidak minum, segelas aia aka tentunya akan sangat menyegarkan tenggorokan. Minuman tawar dengan campuran santan dan gua merah cair ini sekilas memang mirip dengan es cendol.

Aia Aka

Aia Aka / Cincau Grass Jelly (src: ondemande.com)

Bedanya, Aia aka menggunakan daun cincau hijau, sedangkan es cendol biasanya menggunakan daun cincau hitam. Ini yang kemudian membuat aia aka sangat menggoda, warnanya yang hijau mengkilat ditimpali dengan putihnya santan.

Kolak Kundua

Ada banyak kolak yang umum dibuat untuk takjil. Yang paling favorit untuk takjil adalah kolak pisang dan Kolak Kundua (Labu). Labu yang digunakan biasanya labu lokal yang panjang-panjang, bukan yang bulat menyerupai bola.

Kolak Kundua

Kolak Kundua (src: resepmakananpadang.blogspot.com)

Potongan daging labu berbentuk dadu dan diberi kuah kemerahan. Rasa buah yang kamek, dicampur dengan kuah gurih-gurih manis tentunya mampu mengembalikan energi setelah seharian tidak bertemu nasi.

Baca Juga :  Serba Serbi dan Keunikan yang Hanya ada di Rumah Makan Padang

Bubua Dalimo

Zaman sekarang, Bubur isi delima sudah sangat jarang yang membuat. Namun menu ini tetap menjadi favorit. Karena sudah semakin langka, wajar saja kuliner ini menjadi rebutan para pemburu takjil.

Bubur Delima

Bubur Delima (src: verma.com)

Cara membuatnyapun sederhana. Biji buah delima pertama sekali direbus hingga matang dan mengapung. Setelah itu siapkan buburnya. Bubur dibuat dari campuran tepung beras air dan gula, kemudian campurkan isi delima dan diaduk sampai matang.

Bubua Candia

Di beberapa tempat bubur ini juga dikenal dengan nama cande/candil. Bulatan tepung ketan berwarna merah ini biasa dinikmati dengan kuah santan. Bentuknya yang unik, berupa bola-bola, tentu sangat menarik terutama bagi anak-anak.

Bubur Candil

Bubur Candil (src: resepkoki.id)

Bubur dengan bahan dasar tepung ketan ini sangat mudah dibuat di rumah. Tepung dicampur dengan air, gula dan sumba warna merah. Kemudian dibuat menyerupai bola-bola. Untuk menambah nikmat, dicampurkan dengan kuah santan.

Bubur ini bisa disajikan hangat-hangat, bisa juga dingin, biasanya untuk berbuka puasa. Selain itu juga bisa ditambahkan sebagai campuran bubur kampiun.

Bubua Kampiun

Sesuai namanya, bubur ini adalah juara (kampiun). Menu berbuka ini adalah menu paling favorit. Bubua kampiun adalah campuran dari bubur sumsum, bubur candil, kolak pisang, kolak ubi dan sarikaya.

Bubur Kampiun

Bubur Kampiun (src: Infosumbar.net)

Bubur yang sangat komplit ini sangat kaya rasa. Hanya pedagang besar yang biasa membuat bubur ini, karena untuk semangkuk bubur harus membuat beraneka bubur lain.

Baca Juga :  Selain Sate Syukur, Ini Kuliner Yang Harus Anda Coba di Padang Panjang

Bagi anda perantau minang yang kangen ataupun penasaran dengan bubur yang melted  di mulut ini. Anda bisa berkunjung ke Bofet Mini. Salah satu pusat jajanan dan kuliner minangkabau ini berada di Bendungan hilir (Benhil), Jakarta Pusat.

Comments

comments

Share.

About Author

Undergraduated Student of University of Indonesia. Gadih Minang asli. Lahia di Ranah Minang & Gadang jo Samba Randang. Hoby Menari Minang, Menyanyi Lagu Minang dan Terutama Makanan Minang :D

Comments are closed.