koa

Istilah, Cara dan Strategi dalam Main ‘Koa’ (Ceki) Untuk Pemula

Posted on

Koa atau Ceki adalah salah satu permainan yang umum dimainkan oleh laki-laki minang. Seringkali permainan ini dianggap sebagai judi. Tidak salah dan tidak sepenuhnya benar. Ada orang yang murni sekedar bermain saja, sedangkan taruhan kecil kecilan, seperti rokok dan teh talua, hanya untuk menambah seru permainan.

Permainan kartu hitam putih ini diduga berasal dari kebudayaan China keturunan yang tinggal di wilayah sekitar selat malaka (singapura, malaysia). Kemudian menyebar luas dibawa oleh orang-orang melayu, bahkan hingga ke Minangkabau. Meskipun awalnya permainan ini dimainkan oleh kaum perempuan, sekarang bahkan permainan ini dianggap permainan kaum laki-laki.

Di Minangkabau sendiri, koa bahkan sudah dianggap menjadi permainan anak nagari. Bisanya dimainkan di lapau untuk mengisi waktu, dan bahkan kerapkali dimainkan di rumah orang baralek(kenduri). Permainan ini lazim dimainkan setiap ada acara kumpul-kumpul yang melibatkan kaum bapak.

Cara Bermain Koa

Permainan koa bisa dimainkan 2 sampai 6 orang. Namun di Minang, biasanya dimainkan oleh 4 orang. Terbagi atas dua tim dan tiap tim terdiri dari 2 orang. Rekan satu tim disebut mandan. Anggota tim harus bisa bekerja sama dengan mandan-nya. Untuk itu anggota tim biasanya memilih orang yang sudah sangat paham/ orang yang dekat dengannya untuk dijadikan mandan. Karena biasanya mandan orang yang paling tahu coki rekan sepermainannya.

  • Mengenal dan Menghafal Kartu
Baca Juga :  Cara dan Strategi Jitu Main Kartu Domino, Gaple dan QQ

Dalam satu permainan digunakan 180 kartu (3 set/lakon). 1 set kartu terdiri dari 10 jenis kartu berbeda. Jadi dalam sekali permainan, akan ada 30 jenis kartu. Setiap kartu memiliki namanya sendiri. Untuk itu, hal pertama yang harus dilakukan untuk belajar main koa adalah menghafal kartu. Berikut daftar nama kartu tersebut:

koa ceki
Jenis dan Bentuk Kartu ‘Koa’ Lengkap

Nama kartu ini harus dihafalkan oleh setipa pemain, karena tujuan permainan ini adalah untuk mengumpulkan kartu dalam jenis yang sama.

  • Bermain dalam Tim / Mandan

Rekan satu tim duduk berseberangan. Kemudian setiap orang dibagikan 11 buah kartu. Pemain pertama mencabut satu kartu dari tumbukan kartu di tengah, lalu membuang salah satu kartunya dalam keadaan terbuka. orang kedua kemudian bisa memilih, mengambil kartu yang dibuang pemain pertama atau mencabut dari tumpukan kartu di tengah. Begitu seterusnya.

  • Mengupulkan Mato, Kaki dan Klorok

Pemenang adalah orang yang berhasil mengumpulkan 3 kelompok kartu. yaitu 3 mato (kartu dari jenis dan bentuk yang sama), 6 kaki dan 2 klorok. misal pada gambar berikut.

koa ceki
Susunan Kartu Yan Harus dikumpulkan untuk Menang

3 kartu paling kiri dengan jenis dan motif yang sama (sisiak),  disebut Mato. 6 kartu berikutnya dengan jenis yang sama (3 kartu hiu & 3 kartu bengkok) disebut Kaki. 2 kartu berikutnya dengan jenis sama (batuang) disebut Klorok. Kartu itulah yang kemudian disebut sebagai coki. Keadaan kartu seperti ini disebut dengan mangunggu masuak. Artinya tinggal selangkah lagi menuju kemenagan, tinggal mendapatkan satu kartu dengan jenis dan motif yang sama dengan kartu klorok.

Bagaimana? Sedikit ribet dan membingungkan memang untuk dipelajari. Namun memang kartu ini bukan untuk dipelajari, tapi dimainkan. Untuk anda para pemula ada beberapa larangan dalam bermain koa. yaitu:

Baca Juga :  Kumpulan Gambar dan Meme Minang, Lucu Sekaligus 'Menggelitik'

Hal ini menjadi aturan tak boleh dilanggar. Terutama perkara judi. Bila ada indikasi perjudian, itu sebenarnya bukan judi, hanya mencari rezeki. Alasan mereka :

koa ceki
Taratik (tata tertib) Main Koa

Rasaki ndak bapintu, tapi ado di Danau. Danau Rejeki*

*(makanya main koa, anda akan menemukan apa itu ‘Danau Rejeki’)

Comments

comments

Gravatar Image
Perantau minang yang selalu 'rindu' kampung halaman. Tertarik dengan semua jenis kesenian minang, tari, musik, teater dll