Jelang TdS 2017. Simak Fakta Unik Penyelenggaraan Tour de Singakarak Berikut

0

Helatan Tour de Singkarak akan memasuki musim ke sembilan di tahun 2017 ini. Event balap sepeda hasil kerjasama Kementrian Pariwisata dan pemerintahan Sumatera Barat ini sukses mendongkrak kunjungan wisatawan, terutama wisatawan mancanegara, masuk ke Ranah Minang.

Event TdS 2017 sendiri dijadwalkan untuk dilaksanakan di bulan Oktober. Ada 18 kabupaten dan kota yang aan dialui. Namun demikian, belum ada memang press release  resmi tanggal berapa pastinya akan ditabuh, begitu juga dengan rute dan etape yang akan dilalui para pebalap.

Jelang Tds 2017, berikut fakta unik sepanjang penyelenggaraan event balap sepeda Internasional ini.

TdS Pertama

Tour de Singkarak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2009. Diikuti oleh 100 pembalap dari 25 Tim dan 15 Negara. Seri pertama kali ini menempuh jarak 464,7 km. Balapan terbagi dalam 4 etape, dengan titik awal kota padang dan berakhir di Danau Singkarak, Solok.

Adapun para juara pada seri perdana ini adalah Bendera Iran Ghader Mizbani Iranagh di podium pertama, Bendera Iran Amir Zargari di podium kedua dan Bendera Australia Cameron Jennings di podium ketiga.

Kenapa ‘Singkarak’?

Pemilihan Danau Singkarak sebagi ikon utama seri balapan ini bukan tanpa alasan. Selain untuk ajang olahraga, event balap sepeda ini memang sekaligus untuk promosi pariwisata Sumatera Barat. Salah satu destinasi wisata yang ikonik di sumbar adalah Danau Singkarak.

Baca Juga :  Pesona Danau Singkarak dan Event Balap Sepeda Internasional

Selain itu memang seri perdana TdS adalah di sekeliling Danau Singkarak. Bermulai dari kota padang dan kemudian mengelilingi danau tektonik tersebut.

TdS di Kabut Asap

Musim balapan 2015 sempat dikhawatirkan akan ditunda dan dibatalan. Pasalnya pekatnya kabut asap pembakaran hutan sumatera sangat menganggu jarak pandang. Meskipun event ini tetap dilaksanakan, namun tentu menjadi aib tersendiri sepanjang pelaksanaan tour de Singakrak.

Juara TdS

  • Podium 1  terbanyak : Bendera Iran Ghader Mizbani Iranagh (3 podium 1)
  • Negara dengan podium terbanyak : Bendera IranIran (17 podium : 7 podium pertama, 5 podium kedua, 5 podium ketiga)
  • Pebalap dengan podium terbanyak : Bendera Iran Amir Zargari/Iran ( 5 podium : 2 podium pertama, 2 podium kedua, 1 podium ketiga)

Mentawai & TdS

Dari 19 kabupaten dan kota si Sumatera Barat, hanya mentawai yang belum dilalui jejak Tour de Singkarak. Wilayah kepulauan yang berada di barat Sumatera ini memiliki potensi wisata kelautan yang eksotis. Hanya saja, sebagai daerah kepulauan dan keterbatasan akses jalan raya, sehingga belum memungkinkan mentawai untuk menjadi satu etape khusus.

Tour de Singkarak & Tour de France

TdS tergabung dalam Union Cycliste International. Selain itu penyelenggaraan TdS disesuaikan dengan aturan dari  Amaury Sport Organisation, yang juga merupakan operator dari Tour de Franc. Meskipun TdS masih terbilang baru dibanding TdF yang umurnya sudah ratusan tahun, TdS sudah mendapat nama di dunia Internasional. Selain itu, UCI telah memasukan TdS dalam kalender tahunan event balap sepeda Internasional sehingga tentunya menjadi event yang diperhitungkan pebalap dunia.

Baca Juga :  TdS 2017 : Tanah Datar 'Siap' Jadi Start & Bukittinggi Harap Jadi Finish

TdS dan Kearifan Lokal

Saban diadakannya Tour de Singkarak, masing masing kabupaten kota membenahi infrastruktur di wilayahnya. Selain itu, untuk memeriahkan diadakan penampilan kesenian dan kebudayaan lokal. Kegiatan belajar mengajar disekolah di-stop sementara. Para pelajar, masyarakat lokal tumpah ruah di pinggir jalanan yang ditutup untuk lintasan balapan.

Selain itu akan ada jamuan khusus untuk pembalap. Misalnya Jamuan makan bajamba, sebagaimana dilakukan pemerintah Tanah Datar. Para tamu TdS dijamu makan bajamba di Istano Basa Pagauyuang.

Lain halnya dengan pemerintah Bukittinggi, yang menjamu tamu TdS dengan berkeliling Jam Gadang dan Panorama dengan bendi. Begitu juga dengan daerah lain, saling menunjukan kearifan lokal.

Meskipun telah berjalan 8 tahun, tentunya masih ada banyak hal yang harus dibenahi disana-sini. Terutama percepatan pembangunan fasilitas pendukung seperti jalan dan penginapan.

Comments

comments

Share.

About Author

Established Since "Gunuang Marapi Sagadang Talua Itiak"

Comments are closed.