Pesona Danau Singkarak dan Event Balap Sepeda Internasional (TdS)

0

Sebagai danau terbesar kedua di Sumatera Barat, tentunya banyak orang yang penasaran dengan cekungan milik kabupaten Tanah Datar dan Solok ini. Riak riak danau seakan memanggil para pelancong untung menepi sebentar. Sekedar singgah dan bermain di pinggir danau. Bersantai dengan segelas minuman hangat di anjungan yang sengaja dibuat penduduk setempat, sambil menikmati nyanyian angin.

Memiliki luas  lebih kurang 107 km persegi, danau Singkarak terbentang memanjang di dua kabupaten. Air danau yang jernih dan dikelilingi deretan bukit barisan di sekelilingnya memperkuat paduan warna biru, sehingga membuat tampilan danau ini semakin memesona.

Terbentuknya Danau Singkarak

Berbeda dengan Danau Maninjau yang terbentuk akibat proses vulkanik (aktivitas gunung api), Danau singkarak dominan terjadi karena aktivitas lempeng bumi (tektonik). Pergeseran lempeng sumatera (cesar sumatera) selama ratusan tahun lalu bertanggung jawab akan terbentuknya cekungan ini.

Penduduk setempat memiiki versi berbeda mengenai asal usul danau ini. Dikisahkan bahwa dahulunya ada seorang anak yang tinggal bersama orang tua yang pelit. Orang tua tersebut hanya malas-malasan sementara si Anak harus bekerja keras untuk mencari makan.

Suatu hari, si Anak yang kepalaran pulang dan mendpaati tidak ada makanan. Orang tuanya menyuruh si Anak bekerja untu menggosok Ijuk hingga berwarna putih. Pekerjaan sia-sia tersebut hanya membuat lelah tanpa ada hasil.

Baca Juga :  Pariangan : One of The Most Beautiful Village In The World

Saat si anak pulang, ia mendapat orang tuanya telah berbohong. Orang tuanya tengah tidur kekenyangan. Si Anak merasa murka dan dipermainkan, lalu ia pergi bersama ayam sakti kesayangannya. Daerah tersebut kemudian runtuh. Aliran sungai kemudian menenggalamkan kedua orang tua tamak tersebut.

Singkarak – Destinasi Wisata Halal

Untuk berkunjung ke danau ini, biasanya para wisatawan masuk melalui kota padang panjang dan terus turun menuju kota solok. Perjalanan lebih kurang 30 menit, kemudian anda akan sampai di pintu masuk. Itulah objek wisata tanjung mutiara. Terletak di sebelah kanan jalan bila anda dari arah padang panjang.

Sebagian besar tepian danau singkarak adalah batu-batu licin berlumut. Jarang ada yang berpasir. Untuk itu Tanjung mutiara sangat cocok bagi anda untuk mengajak anak-anak dan keluarga. Selain hamparan pasir yang cukup luas, objek wisata ini juga menyediakan pilihan wisata lain. Misalnya perahu wisata berkeliling danau singkarak.

Selain menjanjian view yang eksotis, pengelolaan dan kenyamanan pengunjung juga sangat diperhatikan. Sehingga wajar saja Danau Singkarak menjadi salah satu wajah destinasi wisata halal Sumatera Barat.

Wisata Kuliner Danau Singkarak

Atau bila anda tidak memiliki banyak waktu, hanya sekedar lewat, anda mungkin bisa bersantai sejenak di warung singgah yang banyak di tepian danau. Biasanya kedai-kedai makanan ini dibuat memiliki anjungan hingga bibir danau. Secangkir teh hangat, semangkuk mi rebus yang masih mengepul cukuplah menemani anda menikmati indahnya Singkarak.

Baca Juga :  View of "Tabek Patah". The Most Instagramable Spot in Tanah Datar

Bila anda ke singkarak, jangan lupa membeli oleh oleh Bilih singkarak. Anda tidak akan menemukan ikan jenis ini, sama persis, dimanapun. Khas dan orisinil dari singkarak.

Selain Bilih, singkarak juga identik dengan balapan sepeda internasional. Tour de Singkarak, promosi pariwisata sumatera barat melalui ajang olah raga. Diadakan setiap tahun, dan terbukti event ini berhasil dongkrak pamor wisata minangkabau dimata dunia. Bagaimana? yuk traveling ke singkarak 😀

Comments

comments

Share.

About Author

Gadih minang tulen, meskipun lahir dan besar di Jakarta. Menyukai liburan ke tempat wisata di Sumatera Barat, sambil menikmati kuliner. :D

Comments are closed.