Danau Biru Sawahlunto. Destinasi Wisata yang ‘Tak Sengaja’ Terbentuk

0

Danau Biru di Sawahlunto ini menjadi pilihan tempat wisata baru yang sedang trending. Setelah viral di sosial media, seperti instagram, banyak orang yang kemudian datang kesini untuk berkunjung dan mengabadikan momen dengan kamera mereka.

Terletak di Parambahan, kecamatan Talawi, Danau dengan air berwarna biru ini kemudian langsung diburu para wisatawan lokal. Pantulan air danau berwarna biru ditambah dengan view pemandangan disekelilingnya membuat Danau Biru ini menjadi primadona baru di Sawahlunto.

Danau Biru Sawahlunto (padangmedia.com)

Sawahlunto dahulu terkenal sebagai kota tambang. Ada banyak bekas galian tambang batu bara yang dijumpai disini. Lubang bekas galian tambang berbentuak kuali raksasa ini kemudian terisi air. Lama kelamaan terbentuk genangan, menjadi sebuah danau. Itu lah asal mulanya Danau Biru yang ‘tak sengaja’ terbentuk.

Kawasan danau ini berpeluang menjadi destinasi wisata yang potensial. Sehingga, pemerintah daerah setempat serius menyokong kawasan ini agar nyaman untuk dikunjungi para pelancong. Diharapkan, danau ini nantinya akan menjadi wajah baru pariwisata Sawahlunto, menggantikan identitas sebelumnya sebagai kota tambang (yang telah lama mati).

Akses ke danau ini memang belum sepenuhnya diperbaiki. Layaknya bekas tambang, jalan berbatu dan medan cukup berat. Untuk mencapai kawasan ini, disarankan untuk datang dengan sepeda motor karena medan yang ditempuh adalah jalan tanah berbatu.

Keindahan danau Biru Sawahlunto (@van__tony)

Untuk bisa sampai ke danau ini, pengunjung harus melewati Taman Satwa Kandi. Setelah perjalanan sejauh 6 km barulah sampai di danau berair biru tersebut. Beratnya perjalanan kesini, tentunya terbayar lunas dengan  view cantik yang dijanjikan.

Baca Juga :  Pandai Sikek Sebagai Sentra Wisata Ekonomi dan Budaya Sumatera Barat

Genangan air bak kuali raksasa berwarna biru, dikelilingi dengan pepohonan dan bekas galian tambang yang memutih ini tentunya memberikan sensasi keindahan tersendiri. Kolaborasi warna yang diciptakan alam ini tentunya sangat cantik untuk diabadikan untuk berfoto selfie

Selain akses transportasi, terbatasnya fasilitas pendukung seperti toilet menjadi Pekerjaan Rumah terbesar bagi pemerintah setempat. Selain itu, untuk menjamin proses rehabilitasi kawasan yang sebenarnya sudah rusak akibat proses penambangan ini, diharapkan untuk pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan tempat wisata. Demi kenyamanan bersama para pengunjung pemburu spot instagramable untuk berfoto-foto.

Comments

comments

Share.

About Author

Gadih minang tulen, meskipun lahir dan besar di Jakarta. Menyukai liburan ke tempat wisata di Sumatera Barat, sambil menikmati kuliner. :D

Comments are closed.