batas wilayah minangkabau

Batas Wilayah Minangkabau Menurut Tambo dan Arah Mata Angin

Posted on

Banyak orang zaman sekarang yang menggunakan sebutan ‘orang Padang’ sebagai pengganti identitas keminangannya. Terutama saat seorang perantau minangkabau memperkenalkan dirinya kepada orang lain yang non-minang. Mereka lebih terbiasa dan lebih nyaman menyebut diri sebagai orang Padang.

Jika ditelisik lebih dalam, Padang adalah nama kota yang menjadi ibukota Provinsi Sumatera Barat. Penyebutan orang padang sebagai identitas secara tidak langsung akan mengkerdilkan istilah minangkabau yang sebenarnya lebih luas dari wilayah provinsi Sumatera Barat sekarang menjadi hanya seukuran kota yang menjadi ibukota tersebut.

Mungkin memang tujuannya agar terlihat praktis, dikarenakan banyak orang non-minang yang lebih kenal Padang-nya dibanding istilah ‘minang’. Agar tidak rancu dan salah kaprah, berikut batas wilayah Minangkabau menurut Tambo dan arah mata angin.

Batas Wilayah Minangkabau Menurut Tambo

Nan salilik Gunuang Marapi Daerah Luhak Nan Tigo
Saedaran Gunuang Pasaman Daerah di sekeliling Gunung Pasaman
Sajajaran Sago jo Singgalang Daerah sekitar Gunung Sago dan Singgalang
Saputaran Talang jo Kurinci Daerah sekitar Gunung Talang dan Kerinci
Dari Sirangkak nan Badangkang Daerah Pariangan Padang Panjang dan sekitarnya
Hinggo Buayo Putiah Daguak Daerah di Pesisir Selatan hingga Muko-Muko
Sampai ka Pintu Rajo Hilia Daerah Jambi sebelah barat
Hinggo Durian Ditakuak Rajo Daerah yang berbatasan dengan Jambi
Sipisau-pisau Hanyuik Daerah sekitar Indragiri Hulu hingga Gunung Sahilan, Kampar
Sialang Balantak Basi Daerah sekitar Gunung Sailan dan Singingi
Hinggo Aia Babaliak Mudiak Daerah hingga ke rantau pesisir sebelah timur /Kabupaten Pelalawan
Sailiran Batang Bangkaweh Daerah sekitar Danau Singkarak dan Batang Ombilin
Sampai ka ombak nan badabua Daerah hingga Samudra Indonesia
Sailiran Batang Sikilang Daerah sepanjang pinggiran Batang Sikilang, Pasaman Barat
Hinggo lauik nan sadidieh Daerah yang berbatasan dengan Samudra Indonesia
Ka timua Ranah Aia Bangih Daerah sebelah timur Air Bangis
Rao jo Mapek Tunggua Daerah di kawasan Rao dan Mapek Tunggua
Gunuang Mahalintang Daerah perbatasan dengan Tapanuli selatan
Pasisia Banda Sapuluah Daerah sepanjang pantai barat Sumatra
Taratak Aia Hitam Daerah sekitar Silauik dan Lunang
Sampai ka Tanjuang Simalidu Daerah hingga Tanjung Simalidu
Pucuak Jambi Sambilan Lurah Daerah sehiliran Batang Hari
Baca Juga :  Mengenal 'Gasiang Tangkurak' dan Dunia Magis Perdukunan Minang


 
Secara administratif, wilayah minangkabau tak hanya sebatas Provinsi Sumatera Barat, bahkan hingga masuk ke sebagian wilayah di Jambi, Bengkulu, Riau dan Sumatera Utara.

Batas Wilayah Minangkabau Menurut Arah Mata Angin

  • Utara : Provinsi Sumatera Utara
  • Selatan : Provinsi Jambi & bengkulu
  • Timur : Provinsi Riau
  • Barat : Kepulauan Mentawai dan Samudera Hindia

Meskipun secara administratif kepuluan mentawai masuk dalam Provinsi Sumatera Barat, namun secara rumpun suku bangsa orang mentawai jauh berbeda dengan suku bangsa Minangkabau. Sehingga secara historis daerah kepulauan mentawai tidak termasuk dalam wilayah Minangkabau.

Secara garis besar, daerah cakupan minangkabau diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu wiayah darek, rantau dan pasisia.

  • Wilayah Darek

Darek (daratan) adalah wilayah tinggal utama masyarakat minang. Darisana kebudayaan minang terbentuk dan berkembang. Wilayah darek ini kemudian dikenal dengan istilah Luhak Nan Tigo. Sekarang lebih dikenal dengan istilah kabupaten. Ketiganya ialah Luhak Nan Tuo/ Luhak Tanah Datar, Luhak nan Tangah/ Luhak Agam dan Luhak Nan Bungsu/ Luhak Limo Puluh Koto.

  • Wilayah Rantau

Seiring dengan perkembangan masyarakat minangkabau, wilayah darek terasa makin sempit dan sumber penghidupan menipis sehingga diperlukan daerah baru. Perluasan wilayah diluar daerah Luhak Nan Tigo kemudian dikenal dengan istiah rantau. Tak hanya keluar provinsi, bahkan wilayah rantau minang menyebar hingga ke negeri sembilan, Malaysia.

  • Wilayah Pasisia
Baca Juga :  Peranan dan Filosofi 'Kerbau' Pada Kehidupan Masyarakat Minang

Wilayah pasisia adalah semua wilayah minangkabau yang berada di pesisir pantai. Istilah pasisia tidak merujuk khusus pada Kabupaten Pesisir Selatan, tapi merujuk pada setiap wilayah yang berbatasan dengan laut, seperti wilayah sepanjang pantai Padang dan Pariaman.

Comments

comments

Gravatar Image
Gadih minang tulen, meskipun lahir dan besar di Jakarta. Menyukai liburan ke tempat wisata di Sumatera Barat, sambil menikmati kuliner. :D